misogyny rhapsody
segala keindahan yang tercipta tak mampu membuka mata hati ini
mata hati yang angkuh akan pencerahan tuk sadarkannya
bunga-bunga yang sekiranya mewangi menjadi busuk yang menjijikan
bunga-bunga yang tercabik suarakan hati ini dengan umpatan
yang mengingatkan sang empu akan bidadari yang dipujanya
yang kini pergi bersama angin senja kelamkan tirai kalbu
ku berbaring di atas rumput taman yang mulai basah
memandang langit yang mencoba hibur hatiku yang tercabik
ku coba tuk ambil positif atas semua yang terjadi
tapi semakin ku mencoba semakin ku bimbang
rembulan pun menyerah dengarkan tangisku
hingga sang surya mampu buatku terlelap sejenak
ya.. hanya sejenak 18.02.07
OASE BERNAMA LASKAR CINTA
Ditulis oleh Ahmad Dhani Rabu, 20 April 2005
Ahmad Dhani Pimpinan Band Dewa
Penulis merasa kaget dan terhenyak saat membaca segmen Horison harian Republika, edisi 17 April 2005, khususnya pada tulisan berjudul besar Laskar Cinta Sensasi Keblabasan Dewa. Tulisan tersebut berupaya mengupas pentas Band Dewa yang ditayangkan secara langsung melalui Trans TV, Ahad (10/4). Sebagai pihak yang terkait, dalam kapasitas pimpinan Band Dewa, penulis menganggap tulisan tersebut bersifat sepihak selengkapnya……
yang pernah ada
Gelapnya malam temani sepi
Yang kini tak seperti biasa
Temani aku lintasi malam
Hatiku gundah hadapi kenyataan
Asa yang tak kunjung datang
Inikah jalan yang mesti kutempuh
Nyanyian pilu iringi rindu
Dekapan yang tinggal bayangan
Rindu menanti yang tak pasti
Iringi jalanku lintasi sepi
Aku kan terus berjalan
Walau harapan semakin punah
Aku kan terus berjalan
Tak kan berhenti hingga terucap
I love U…..
Tak Seindah Asa 250806
toex smua
Assalamualaikum lam sejahtera buat smua ini untuk pertama kalinya gw bikin blog, jadi entar jadinya gak tau kayak apa. mudah-mudahan hasilnya gak ngecewain, meski jadinya ya begetho deh….. Ini dibikin waktu pelatihan blog dikampus oleh Internet Club.
Buat smua yang sudah ngeliat ini, gw ucapin thank yang sebesar-besarnya. Ambil cucian di bu asih, cukup sekian dan trima kasih.







